PORTOFOLIO JURNALISME DAKWAH


RAHMA DWI ABADIANTI
Mahasiswa Semester 3 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI 3C)
Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Kesan dan Pesan
Belajar mata kuliah Jurnalisme Dakwah membuat saya paham bahwa setiap apa yang ingin disampaikan harus memiliki manfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Begitu juga dengan berita. Jaman sekarang, banyak berita yang hanya sekedar memberitahu, untuk manfaatnya sendiri kurang ditekankan. Namun sebenarnya berita harus mengandung beberapa unsur yang menjadikan berita itu bermanfaat. Nah, dengan belajarnya mata kuliah ini, saya belajar sedikit demi sedikit khususnya di materi tentang jurnalistik. Walaupun tidak menyeluruh, setidaknya saya paham bahwa menyebarkan kebaikan tidak harus menyita duit dan waktu. Dengan video pendek suara kita yang berisi ilmu pun itu sudah termasuk menyebar kebaikan sekaligus berkarya.
Banyak desas-desus bahwa dosen yang mengajar mata kuliah ini killer. Namun, bapak (Dr. Uwes Fatoni, M.Ag.) mempunyai sifat yang unik menurut saya. Terkadang menjadi dosen yang menyenangkan, materi-materi yang dijelaskan kompleks dengan materi yang sedang dipraktekan. Namun, terkadang bapak membingungkan. Di minggu ini, bapak bilang izin tidak akan masuk kelas untuk minggu besok. Dan saat minggu besok, bapak muncul ke kelas kami dalam keadaan kosong (tanpa mahasiswa sedikitpun), dan membuat bapak marah. Kebetulan, saat itu saya lupa membawa pulpen (karena terburu-buru bapak sudah ada di kelas), raut bapak makin kesal sambil berkata, “Ibaratnya ke sawah tapi gak bawa cangkul”. Tapi, itu semua memberikan saya kenangan yang unik untuk diingat.
Kenangan yang unik menurutku selanjutnya adalah saat bapak mengoreksi video dakwah yang sebagian kelas kami sudah dikumpulkan ke bapak (padahal deadline video dakwah kelas kami saat itu, namun ada saja yang masih belum selesai). Banyak sekali kesalahan-kesalahan kecil yang bapak lihat saat itu, yang membuat kelas kami -termasuk saya- tertawa karena cara penyampaian bapak yang sedikit dihumorkan. Dan itu membuat saya tersanjung, karena yang saya simpulkan adalah bapak tidak ingin menyinggung hasil karya kelas kami yang sudah selesai saat deadline.
Terimakasih pak, sudah bersedia meluangkan waktunya untuk memberi ilmu pada kelas kami. Ilmu bapak sangat berharga bagi kami yang masih harus terus belajar.

Kelebihan dan Kekurangan
Banyak manfaatnya dari mata kuliah ini. Dengan mengirim beberapa opini kita ke media, walaupun belum di repost, namun itu sekaligus melatih skill kita dalam menulis sesuatu yang sifatnya bermanfaat.
Namun sejujurnya, cara pengajaran bapak terlalu cepat menurut saya. Dijelaskan hanya di minggu ini, namun minggu besok sudah harus langsung ke praktek. Walaupun ada yang langsung di repost media massa (koran) dalam sekali kirim, namun banyak yang masih harus belajar untuk menulis beberapa opini, termasuk saya.
Memang, praktek adalah pembelajaran yang bagus untuk melatih skill menulis seseorang. Namun dengan pemahaman yang kurang, kita tidak tahu dibagian mana yang butuh latihan terus menerus.
Dan tugas yang bapak berikan, sedikit membuat saya dan yang lain merasa bingung. “Apa yang harus dikerjakan terlebih dahulu?”, “Terus setelah ini bagaimana?”, dan masih banyak lagi keluhan-keluhan yang saya dengar beberapa hari ini.

Target Jurnalisme Dakwah
1.      Tidak mudah mengeluh saat dikejar deadline
2.      Berusaha mengumpulkan tugas tepat waktu
3.      Melatih skill dalam segala aspek yang berkaitan dengan menulis.

Target yang Akan Datang
Untuk kedepannya, saya ingin melatih lagi skill menulis dan menyebarkan suatu informasi yang baik melalui postingan ataupun video singkat. Karena saya mulai tertarik untuk dibagian visual (video). Begitupun menulis suatu informasi yang benar adanya (bukan hoax).

Karya Tulis
Opini :
§  Efisiensi Penggunaan Air Untuk Mencegah Kekeringan
§  Perlukah Sertifikasi Halal Untuk Imunisasi Campak Rubella?
§  Dibalik Topeng Mahasiswa Kupu-kupu
§  Tangguh Menghadapi Negeri Ring of Fire
§  Lebih dari Sekedar Doa
§  Positif dan Negatif Kebijakan Ganjil Genap
§  Sebuah Hadiah dari Patah Hati
§  Dimulai dari Kesadaran Sendiri
§  Keadaan Toilet yang Memprihatinkan (Surat Pembaca)
Essai :
§  Menjadi Pribadi yang Baik Menurut Islam
Berita Masjid :
§  Masjid Punya Satpam Sendiri
§  Ketua DKM Al-Amanah Selalu Sempatkan Shalat Berjamaah
Feature Tokoh :
§  Calligraffiti yang Humoris
Video Dakwah :
§  Bukti Rasulullah Sayang Kita
§  Berkah Hati yang Patah
Resensi Buku :
§  Mengenali Dakwah dengan Sederhana (Buku Art of Dakwah karya Ust. Felix Y. Siauw)

Komentar